Mitos-mitos Olahraga yang Mungkin Kalian Percayai Sebenarnya itu Tidak Benar

Pastinya kalian sudah mengetahui bahwa berolahraga ada banyak sekali manfaatnya. Baik itu manfaat untuk jangka pendek ataupun juga jangka panjang. Namun pasti nya olahraga banyak memiliki mitos yang belum pasti kebenarannya.

Ada beberapa mitos yang harus diluruskan agar olahraga itu sendiri dapat bermanfaat ditubuh kita. Yuk kita simak mitos mitos yang ada:

Melakukan Peregangan Sebelum Berolahraga akan Mencegah Terjadinya Cedera

Mitos olahraga yang perlu kalian ketahui yang pertama itu adalah peregangan dapat mencegah cedera. Banyak pakar yang setuju dengan hal ini, peregangan ststis misalnya itu menyentuh jari kaki atau menarik lengan, bukan hal yang harus kalian lakukan sebelum berolahraga. Pada peregangan ini kalian akan menarik otot-otot kalian, yang akan mengakibatkan melonggarnya otot-otot.

Jika kalau otot-otot terlalu longgar maka akan mengakibatkan cedera hiperekstensi. Dari pada peregangan ststis, peregangan dinamis ini lebih efektif untuk mempersiapkan otot persendian untuk mulai berolahraga.

Pada peregangan dinamis ini yang kalian lakukan adalah lekukan lutut, ayunkan lengan, dan juga kalian bisa melakukan joging ringan. Peregangan ststis sebaiknya dilakukan setelah latihan atau bisa dikatakan dengan pendinginan dalam hal ini kalian bisa melatih otot yang sakit.

peregangan otot

Belum Berhasil Jika Belum Terasa Sakit

Mitos olahraga yang harus diluruskan adalah belum berhasil jika belum terasa sakit. Kalian harus lupakan pada pepatah yang seperti ini khususnya itu untuk olahraga, karena hal ini itu tidaklah benar.

Menurut Dr. Jennifer Solomon, MD, sebuah pakar pada pengobatan fisik dan rehabilitasi serta pengobatan pada tulang belakang dan olahraga di Rumah Sakit umtuk Bedah Khusus di New York City, jangan lah kalian melakukan olahraga sampai terasa sakit, kecuali jika kalian memang memiliki cedera yang sebelumnya kalian ketahui, dan dalam hal ini adalah bagian dari program rehabilitasi yang diawasi oleh dokter.

Karena ada banyak sekali kasus, rasa sakit itu adalah sebuah peringatan dari cedera. Kalian tidaklah harus berolahraga secara ekstrem atau berkeringat cukup banyak untuk mendapatkan hasil yang bagus juga. Kalian bahkan dapat keuntungan dari 30 menit hanya jalan cepat.

Berjalan di Treadmill Lebih Aman daripada Kalian Jalan di Luar Rumah

Mitos yang kalian harus luruskan kembali itu adalah berjalan di treadmill lebih aman dari pada berjalan diluar rumah. Berlari dengan menggunakan treadmill di tempat gym mungkin bagi kalian tampak lebih aman, namun yang kalian perlu ketahui itu belum tentu benar. Solomon mengatakan bahwa hal itu tergantung pada treadmill yang kalian gunakan ataupun tergantung dengan kondisi fisik kita atau bentuk tubuh kita.

Berjalan dengan tidak benar di atas treadmill bisa juga mengakibatkan hal buruk dibandingkan dengan kita berjalan diluar rumah.

Jika kita tidak berhati-hati dalam melakukan kegiatannya maka akan mendapatkan cedera atau bahkan kalian akan terjatuh.

berjalan di threadmill

Sit-up Bisa Singkirkan Lemak pada Perut

Mitos selanjutnya itu adalah sit-up dapat menghilangkan lemak di perut. Sit-up perut saja tidak akan langsung menghilangkan lemak pada perut. Karena untuk menurunkan berat badan kalian harus membutuhkan sedikit dari kalori serta membakar banyak kalori. Satu pon lemak yang ada di perut sama dengan kurang lebih sekitar 3.500 kalori, dan juga tidak semua lemak yang terbakar itu datangnya dari perut. Kalian tidak akan memiliki six-pack hanya dengan kalian olahraga perut lebih banyak. Banyak yang melakukan hal itu karena dikendalikan oleh diet atau karena dari genetika.

melakukan sit-up

Jika Tidak Berkeringat, maka Kalian Belum dinama kan Olahraga

Mitos yang selanjutnya itu adalah jika belum berkeringat berarti kalian belum berolahraga. Dan sudah pasti itu hanyalah sebuah mitos, seberapa banyak kita berkeringat itu tergantung pada banyaknya sebuah faktor, termasuk itu metabolisme dasar, berapa banyakpun kalian menimbang dan dimana tempat kalian berolahraga.

Kalian akan mempunyai banyak manfaat olahraga, termasuk juga pada penurunan berat badan, tanpa kalian banyak berkeringat, meskipun memang berkeringat itu membantu mendinginkan tubuh kalian. Tentu saja terlalu banyak berkeringat juga dapat membahayakan kalian. Berkeringat dapat menyebabkan kalain dehidrasi, merasakan pusing, dan kalian akan mendapatkan masalah tekanan darah, terutama untuk orang tua dan juga untuk ibu hamil.

berkeringat saat olahraga

Akan Tetap Terhidrasi dengan Minum Bahkan ketika Kalian Tidak Haus

Mitos selanjutnya itu datang dari tetap terhidrasi bahkan ketika kita tidak haus. Dan ternyata dalam hal ini, merasa haus adalah sebuah indikasi yang baik bahwa kita perlu melembabkan tubuh. Dengan kalian terus minum atau kebanyakan minum tidaklah bagus untuk tubuh ketika sedang berolahraga.

Ada dalam beberapa kasus tertentu, hiponatremia, atau juga bisa dikatakan dengan keracunan air, hal ini terjadi ketika kalian kelebihan cairan. Dampak yang akan didapat adalah kadar natrium kalain akan sangatlah rendah karena terlalu banyak kalian mengkonsumsi air, dan akibat yang akan kalian dapatkan akan fatal.

Pada kondisi ini yang paling umum terjadi ketika para atlit yang sedang berolahraga berjam-jam setiap harinya, tetapi itu masih bisa terjadi kepada yang berlatih secara normal juga lho.

Selain itu juga terlalu banyak minum air juga akan membuat kalian melambat dan juga dapat membuat perut kalian terasa tidak nyaman.

Untuk itu kalian pastikan untuk meminum air hanya ketika tubuh kalain memintanya, dan jangan terlalu kalian paksakan.

Minuman olahraga yang baik untuk segala jenis berolahraga

Mitos olahraga selanjutnya itu adalah minuman olahraga yang baik untuk segala jenis olahraganya. Minuman olahraga atau bisa dikatakan untuk penambah energi, misalnya itu Gatorade dan juga Powerade, pada hal ini memiliki beberapa manfaat tetapi tidak dalam segala hal atau setiap situasi yang ada. Ketika kalian berolahraga, kita tentu saja memiliki tujuan untuk membakar kalori. Dalam hal ini latihan yang intensitas rendah, minuman menambah energi akan menangkat setiap kalori yang hilang dengan memberikan kalori yang baru. Namun, dalam latihan yang intensitasnya itu tinggi atau bisa dikatakan sebuah maraton, minuman olahraga ini sangat banyak manfaatnya. Karena mereka mengisi apa yang hilang dalam tubuh kita seperti keringat dan juga gula yang ada dalam kadar darah kalian.

Pada usia tertentu kalian terlalu tua untuk berolahraga

Mitos olahraga selanjutnya itu adalah pasa usia tertentu kalian terlalu tua untuk melakukan olahraga. Sekali lagi Solomon mengatakan bahwa dalam hal ini adalah mitos besar. Kalian tidak perlu memikirkan kalian terlalu tua untuk berolahraga. Bahkan akan ada banyak sisi positif nya jika kalian yang sudah mulai menua untuk berolahraga agar tetap bugar. Studi banyak yang menunjukan bahwasan nya orang yang sudah lanjut usia dapat mengurangi resiko tekanan darah tinggi, diabete dan penyakit-penyakit lainnya jika kalian berolahraga.

Namun ada sekitar 75% orang lansia yang ada di Amerika tidak dapat cukup berolahraga. Untuk mendapatkan banyak manfaat dari berolahraga, coba kalian lakukan rutinitas olahraga yang mencakup aerobik, latihan untuk kekuatan, keseimbangan dan juga untuk fleksibelitas, tetapi kalian harus ingat kegiatan yang intensitasnya tinggi tidak perlu dilakukan.

orang lanjut usia yang berolahraga

Inikah Omong Kosong Semata Tentang Olahraga Selama Pandemi

Lama sudah pandemi Corona menyerang bumi pertiwi kita ini. Bahkan, hingga detik ini pun pandemi ini masih menyebar terus menerus. Nah, selama pandemi inilah kurang lebihnya kita berdiam diri lebih dari 3 bulan di dalam rumah saja. Pekerjaan yang biasanya dikerjakan di dalam kantor berubah menjadi di rumah saja, lalu belajar di sekolahan menjadi belajar dirumah saja dengan sistem online, keluar rumah harus selalu memakai masker dan setidaknya membawa hand sanitizer untuk membantu mencegah dalam penyebaran virus ini. 

Nah, dari lamanya kita semua terjebak dengan #stayathome tanpa melakukan apapun. Dari sinilah, tingkatkan stamina tubuh kalian dengan cara berolahraga. Seiring dengan isu corona yang tidak ada habis-habisnya, ternyata banyak sekali keberagaman olahraga yang justru sekarang ini menjadi tren kekinian. Akan tetapi, dari munculnya tren olahraga ini juga berdampak pada isu kesehatan yang akan muncul ditengah-tengah pandmei seperti ini. 

Nah, untuk bisa menanggapi berbagai macam isu yang beredar di masyarakat yang berhubungan dengan olahraga, dikutip dari kompas.com adanya Dokter Spesialis Olahraga serta menjadi Direktur dari Slim & Health Sports Center yakni Dr. Michael Triangto. Dirinya sampai benar-benar angkat bicara , bahwasannya sudah banyak terjadi simpang siur mengenai informasi yang terkait. Masyarakat sendiri sebenarnya harus tahu mana informasi yang benar dan mana informasi yang baru berupa anggapan semata saja. 

Berikut ini ada beberapa mitos atau omong kosong semata yang banyak didengar oleh kebanyakan orang di Indonesia mengenai, tren olahraga yang kekinian dan bisa menyebabkan corona cepat datang ( bagi sebagian masyarakat ya ). 

Mitos dan Omong Kosong Semata yang Pertama 

Banyak sudah kita mendengar bahwasannya memakai masker saat sedang olahraga bisa mengganggu kesehatan. Dan ini sendiri ramai menjadi perbincangan publik di dunia maya. Mengapa bisa ramai untuk diperbincangkan ? hal ini dikarenakan banyak kabar yang beredar bahwa orang-orang meninggal dunia pada saat sedang berolahraga sambil mengenakan masker. 

Nah, informasi ini sendiri seringkali dikaitkan dengan adanya penggunaan masker yang akan membuat orang-orang akan jauh lebih merasa jauh sesak napas. Apalagi saat sedang berolahraga, makin terasa pastinya. Akan tetapi, banyak sudah para ahli yang membantah perihal ini.

Michael sendiri sudah menyebutkan bahwasannya penggunaan dari Masker ini akan sangat mengganggu, nyatanya itu hanya omong kosong semata atau hanya mitos belaka saja. Justru saat ini Pusat dari Pengendalian dan juga Pencegahan Penyakit ( CDC ) benar-benar direkomendasikan pada penggunaan masker untuk kondisi pandemi ini. 

Akan tetapi, jika kalian benar-benar merasakan rasa yang tidaklah nyaman tentu saja ini bisa kalian batasi dengan penggunaannya secara teratur dan membuat tubuh akan selalu terbiasa dalam menggunakannya. Selain daripada itu, Michael juga sekali lagi mengingatkan bahwasannya menggunakan masker yang tepat dengan cara yang benar adalah bentuk dari tanggung jawab sosial diri kalian sendiri agar nantinya tidak terinfeksi dan juga tidak akan menginfeksi orang lain dan berdampak pada diri sendiri, keluarga hingga masyarakat yang lainnya di negara yang kalian cintai ini. 

Mitos dan Omong Kosong Semata yang Kedua

Berita yang beredar tentang mengikuti CFD tidak akan langsung terpapar Virus Corona. Nah, bagi kalian yang mengetahui informasi ini serta mempercayai adanya info tersebut maka mulai saat ini kalian ubahlah pola pikir itu. Disini Dr. Michael menjelaskan juga memangnya udara terbuka dari zona hijau yang memang sudah memiliki resiko jauh lebih kecil untuk bisa terinfeksi Covid-19 atau Corona. 

Akan tetapi, jika udara terbuka yang dimaksudkan ini adalah CFD di zona yang Kuning, Merah ataupun Hitam itulah yang justru berbahaya. Hal ini mengingat pada dasarnya CFD itu sendiri jalanan yang akan langsung terpenuhi oleh Masyarakat yang sedang bergerombol dan dalam jumlah yang cukuplah banyak. Hal inilah yang nantinya mampu membuat adanya jarak aman atau disebut dengan Physical Distancing. 

Dirinya juga menambahkan jika nantinya masyarakat tidak dapat mematuhi semua protokol kesehatan dengan sebagaimana yang telah ditentukan seperti tidak menggunakan masker yang sudah diperintahkan oleh pemerintah. Maka, ini sangat jelas untuk memudahkan terkena infeksi. 

Mitos dan Omong Kosong Semata yang Ketiga 

Dimana untuk omongan selanjutnya adalah perihal Gym. banyak terdengar kabar bahwasannya Gym ini dinilai bisa meningkatkan imunitas terhadap penyakit. Sebagaimana pembahasan sebelumnya, olahraga ini memiliki intensitas yang ringan dan akan mampu dalam meningkatkan kesehatan tubuh. Akan tetapi, kata dari dirinya ini bilamana olahraga ini benar-benar terbukti bisa meningkatkan adanya intensitas latihan yang justru jauh menjadi berat, maka akan langsung menurunkan intensitas tubuh yang ada. 

Terlebih lagi jika alat-alat dari tempat fitness ini tidak terjaga dengan sebaik mungkin ? maka bisa dikatakan hal ini menjadi jauh lebih terkena adanya penularan dari satu orang ke orang yang lainnya. Terutama sekali Trainer dan para pengunjung yang ada di dalam tempat fitness tersebut. 

Mitos dan Omong Kosong Semata yang Keempat

Anjuran untuk selalu mandi sebelum masuk rumah, intinya setelah beraktivitas di luar rumah maka sesaat sebelum masuk ke dalam rumah haruslah menghindari dari kemungkinan terinfeksi virus corona dengan cara membersihkan diri terlebih dahulu. Nah dari sini, Michael dan tidak sedikit orang juga yang langsung menyamakan bahwasannya aktivitas berenang di kolam sebagai salah satu ajang mandi paling tepat untuk membersihkan diri dan sekaligus dianggap sebagai salah satu olahraga. 

Bisa kalian ketahui, jika kalian berenang dalam kolam pribadi dan tidak banyak orang lain, maka kemungkinan dari terinfeksi covid-19 jadi jauh lebih rendah. Sebab itu, berenang banyak mengatakan bahwasannya baik untuk langsung mencegah covid-19 sebagai salah satu omong kosong atau mitos belaka saja. 

Mitos dan Omong Kosong Semata yang Kelima 

Penggunaan dari Kalung Eucalyptus sebagai salah satu pencegah dari virus Corona. Bisa diketahui kalung dari Eucalyptus ini memiliki manfaat dalam mengurangi gejala influenza, hidung yang tersumbat hingga anti radang. Sementara itu, infeksi dari virus corona ini memang gejalanya sangat mirip dengan influenza dimana hidung mulai tersumbat dari saluran pernapasan berat.

Maka dari itu, Michael juga menegaskan minyak Eucalyptus bisa membantu dalam meringankan gejala yang ada di pasien Covid-19 dan tidak bisa memiliki tujuan langsung dalam mencegah ataupun menyembuhkannya. Sampai saat ini, jika kalian bisa membaca perihal pernyataan ataupun penggunaan dari kalung Eucalyptus bisa menghindari virus Corona maka ini masuk sebagai salah satu omong kosong atau mitos sahaja. 

Mitos dan Omong Kosong Semata yang Keenam

Bersepeda menjadi tren olahraga yang kekinian. Banyak sudah orang-orang mengatakan dengan bersepeda adalah olahraga yang paling aman. 

Memang ada beberapa sepeda yang ramah lingkungan dan juga mampu dalam meningkatkan kesehatan dan juga membantu mengatasi langsung perihal penyakit-penyakit seperti halnya hipertensi, lalu diabetes melitus, kolesterol darah yang memang sangat tinggi dan juga memiliki gangguan jantung yang sudah terkontrol. 

Memang bisa dikatakan aman, jika kalian mematuhi protokol kesehatan seperti : 

  1. Memakai masker yang benar.
  2. Memiliki sepeda sendiri ataupun keluarga yang mana masih dalam kawasan Zona Hijau. 
  3. Jangan bersepeda dengan orang yang tidak sama sekali kalian kenal.
  4. Jangan bersepeda secara berkelompok dalam jumlah yang melebihi keluarga kalian ( minimal sekali 5 ). 
  5. Sebisa mungkin kalian jaga jarak sejauh 20 meter ataupun lebih. 

Jika saja salah satunya kalian lakukan dimana, bersepeda lebih dari 5 atau berbondong-bondong. Akan senantiasa mendatangkan dampak buruk juga bagi kesehatan kalian nantinya.