Fakta dan Mitos Olahraga Lari

Anda tentu tahu jika olahraga adalah sebuah kegiatan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Nah, salah satu dari jenis olahraga yang sangat mudah dan juga cukup sederhana adalah lari. Ya, olahraga yang satu ini menjadi sebuah pilihan bagi sebagian besar orang yang sibuk atau mereka yang ingin belajar membiasakan diri melakukan olahraga.

Sayangnya, ternyata masih banyak informasi yang sekarang ini menjadi keliru mengenai jenis olahraga kaki yang satu ini. Agar nantinya anda tidak ternakan berbagai informasi yang merugikan dan salah lagi, maka mari smak beberapa fakta dan mitosnya di bawah ini.

Fakta dan mitos seputar olahraga lari

Meski olahraga yang satu ini terbilang merupakan olahraga yang cukup mudah dan menjadi olahraga yang dapat dilakukan oleh semua kalangan, ternyata masih banyak orang yang pada saat ini belum paham betul mengenai dunia lari ini.

Fakta: “Lari beda dengan jogging”

Keduanya ternyata bagai pinang dibelah dua, banyak yang mengira jika dua olahraga yang satu ini sama. Jika memang diperhatikan, berlari itu membutuhkan sebuah tingkat kebugaran badan keseluruhan jauh lebih tinggi daripada jogging.

Berlari menjadi sebuah hal yang mengharuskan Anda bergerak menjadi lebih cepat, menggunakan lebih banyak energi, dan menuntut jantung, paru, dan juga otot bekerja lebih keras daripada saat jogging.

Fakta: “Berlari ternyata bentuk latihan aerobik”

Anda mungkin tentunya tidak asing mendengar istilah olahraga aerobik. Biasanya istilah yang satu ini lebih melekat dengan sebutan senam aerobik. Namun, perlu Anda ketahui juga, jika berlari ternyata masuk ke dalam jenis latihan aerobik. Kenapa ?

Olahraga aerobik adalah salah satu jenis latihan fisik yang merangsang laju pernapasan dan juga merangsang denyut jantung lebih cepat selama sesi olahraga berlangsung. Saat laju pernapasan dan denyut jantung nantinya meningkat, Anda tentu memerlukan lebih banyak oksigen di dalamnya.

Jika Anda bayangkan, efeknya sama ketika Anda sedang berlari ? Selain berlari, jenis latihan yang ternyata juga setipe lainnya adalah senam lantai, jalan cepat, berenang, bersepeda, dan juga latihan angkat beban.

Fakta: Berlari lebih cepat dan lama membakar lemak

Olahraga yang dapat membakar energi tubuh. Jika kalori dalam tubuh yang ingin dibakar jauh lebih banyak, maka Anda nantinya harus meningkatkan intensitasnya. Ambil salah satu contoh lari 13 km, misalnya.

Jika seseorang dengan berat 100 kg dapat menempuh jarak tersebut dengan lari, ia bisa membakar sekitar 150 kalori. Untuk orang dengan berat 54 kg, ia nantinya akan bisa membakar sekitar 82 kalori. Ini berarti, semakin tubuh anda bugar, maka akan semakin sedikit kalori yang terbakar dalam jarak tempuh yang sama.

Mitos: Minum minuman olahraga

Minuman olahraga memang mengandung banyak sekali kalori dan elektrolit yang membantu anda dalam olahraga lari. Pasalnya, kandungan pada sebuah minuman akan mengganti cairan tubuh yang hilang sehingga nantinya dapat mencegah tubuh Anda lelah dan juga lemas.

Namun, jenis minuman yang paling bermanfaat untuk sesi berlari dengan waktu lebih dari satu jam. Jika Anda nantinya hanya berlari 30 menit atau anda berlari kurang dari 1 jam, air putih adalah salah satu pilihan terbaik. Kenapa?

Energi yang Anda gunakan untuk berlari selama 30 menit tidak terbuang secara cukup banyak sehingga tidak perlu minum minuman olahraga yang mempunyai banyak kalori.

Mitos: Tidak perlu pemanasan

Lari adalah salah satu jenis olahraga dengan intensitas yang lumayan tinggi. Maka dari itu, latihan pemanasan yang tepat adalah sebuah gal yang sangat dianjurkan. Namun, latihan pemanasan atau peregangan yang dianjurkan bukanlah sebuah peregangan statis, yaitu cara melemaskan otot dengan menahan gerakan selama beberapa detik.

Latihan pemanasan tersebut lebih baik untuk berlari, setidaknya dapat anda lakukan selama 5 hingga 10 menit. Ini dapat memberikan otot Anda waktu lebih lama untuk dapat menyesuaikan latihan nantinya.

Mitos: Berlari setiap hari aman

“Jadi, melakukan olahraga secara rutin”, Anda mungkin juga akan sering mendengar tentang himbauan ini dari dokter atau sebuah iklan layanan kesehatan. Meskipun hal tersebut memang benar, namun banyak yang salah memahaminya. Dilakukan secara rutin, bukan diartikan olahraga lari dapat dilakukan setiap hari, tapi dilakukan secara berkelanjutan atau secara terus-menerus.

Lantas, bolehkah olahraga lari dilakukan setiap hari? Sebaiknya tidak, apalagi jika dilakukan oleh pemula. Perlu Anda ketahui juga bahwa saat berolahraga, beberapa otot yang ada dalam tubuh mengalami kerusakan. Untuk kembali pulih, otot memerlukan sejumlah waktu.

Jika Anda ingin latihan ini membuahkan hasil, lakukan juga cross-training. Lari tidak hanya mencakup sebuah gerakan kaki berulang; otot dan stamina Anda juga perlu meningkat untuk bisa menempuh jarak yang lebih jauh. Untuk itu, cobalah anda mengkombinasikan latihan dengan berenang, bersepeda, angkat beban, atau beberapa olahraga lain sejenisnya.

Manfaat olahraga lari

Selain tidak membutuhkan berbagai peralatan tertentu, olahraga lari ternyata dapat menyehatkan tubuh secara keseluruhan. Apa saja manfaatnya dari olahraga lari ? Berikut ini manfaat lari menurut beberapa ahli.

  1. Menyehatkan jantung

Semakin Anda nantinya cepat berlari, maka akan semakin banyak oksigen yang juga akan dibutuhkan oleh tubuh. Nah, oksigen tersebut akan dapat mengalir bersama dengan darah dan dipompa oleh dan akan diedarkan ke jantung dan keseluruh tubuh.

Selain sirkulasi darah yang nantinya akan lancar, berlari menurut studi juga dapat mengurangi kadar kolesterol jahat yang ada di dalam darah (kadar LDL) dan dapat meningkatkan kadar kolesterol “baik” sehingga hal tersebut menyehatkan bagi jantung.

  1. Otot kaki semakin kuat

Menurut sebuah studi yang sama, berlari juga salah satu olahraga yang dapat meningkatkan fungsi dan juga kekuatan otot-otot kaki. Saat Anda melangkah lebih cepat, otot kaki anda nantinya akan semakin fleksibel untuk dapat bergerak. Selain itu, kemampuan otot untuk memenuhi persediaan oksigen selama latihan juga akan terus meningkat.

  1. Mengelola stres

Minum kopi di sore hari atau atau malam hari memang membuat Anda menjadi susah tidur. Namun, bukan hanya itu saja penyebabnya. Banyak yang tidak menyadari jika stres sendiri sering kali menimbulkan masalah susah tidur di malam hari. Entah itu tidur jadi sangat malam, sering terbangun pada saat tidur, dan sulit untuk kembali tertidur jika terbangun di tengah malam.

Untuk memperbaiki pola tidur tentunya Anda harus bisa mengatasi stres, bukan? Nah, salah satu cara yang dapat anda gunakan adalah dengan menjalani latihan aerobik, seperti lari dengan rutin. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa remaja yang berlari setiap pagi yaitu selama 30 menit selama 3 minggu, mereka akan mengalami peningkatan pada fungsi psikologisnya. Selain itu, mereka juga nantinya akan jadi lebih mudah tidur di malam hari. Efeknya juga akan membuat mereka tidak mengantuk dan lebih konsentrasi di siang hari karena suasana hati jadi lebih baik.

  1. Menjaga berat badan

Jika Anda memang malas bergerak alias mager, kalori dari makanan yang telah Anda konsumsi konsumsi nantinya akan menumpuk. Akibatnya, berat badan Anda pun akan naik. Bila dibiarkan, penerapan “sedentary lifestyle” ini nantinya akan bisa meningkatan banyak risiko penyakit kronis, seperti halnya obesitas, penyakit jantung, dan juga penyakit diabetes.

Nah, memilih olahraga, seperti berlari ini nantinya akan bisa membantu Anda agar dapat membakar kalori yang tidak terpakai di dalam tubuh. Dengan begitu, penumpukan lemak dan juga ekstra kalori nantinya bisa dihindari dan berat badan Anda yang jadi lebih terkendali.

Demikian itulah beberapa fakta dan juga mitos tentang olahraga lari. Selama ini terkadang kita menyalah artikan olahraga lari, terkadang beberapa yang kita dengar salah dan tidak sesuai dengan fakta. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda. Terimakasih.

Olahraga Mengecilkan Perut Buncit dengan Cepat

Perut buncit yang dimana menjadi salah satu dari masalah untuk sebuah penampilan anda. Khususnya untuk para wanita, dimana biasanya akan melakukan berbagai cara untuk dapat mengurangi perut buncit. Perut buncit adalah sebuah masalah bagi beberapa orang. Untuk mendapatkan sebuah perut yang ramping tentunya harus diperlukan beberapa usaha yang anda harus lakukan. Olahraga yang digunakan untuk dapat mengecilkan perut buncit tentunya bisa anda coba. Olahraga tentunya juga menjadi salah satu dari kunci penting untuk mendapatkan perut yang ramping dan juga di idamkan.

Olahraga Mengecilkan Perut Buncit dengan Cepat

Dengan bergabung pada sbobet88 maka anda akan melihat cara berolahraga secara teratur yaitu minimal 3 kali dalam seminggu dengan sebuah durasi yaitu minimal 30 menit, maka tentunya dengan menerapkan pola ini anda yang nantinya akan terhindar dari perut buncit. Dengan berolahraga secara teratur minimal yaitu 3 kali dalam seminggu dengan durasi yaitu minimal 30 menit, maka anda yang nantinya juga akan terhindar dari penumpukan lemak yang akan terjadi di bagian perut.

Seperti sekarang ini dimana kita yang sedang menghadapi pandemi Covid 19, anda yang tentunya tidak bisa pergi ke tempat gym. Namun, anda yang tentunya juga masih dapat membuat badan sehat dengan beberapa olahraga yang dapat anda lakukan seperti yang akan kita bahas di bawah ini. Berikut ini ulasan gerakan olahraga untuk mengecilkan perut dengan mudah. 

1. Bersepeda 

Olahraga yang digunakan untuk dapat mengecilkan perut ini tentunya menjadi sebuah olahraga yang cukup baik dan dapat juga dilakukan oleh pria ataupun juga oleh wanita. Bersepeda selama yaitu kurang lebih 30 menit tentunya akan dapat mampu membakar kalori yang ada di tubuh anda yang sekitar 300 kalori. Selain anda yang nantinya juga dapat menghilangkan perut buncit, olahraga ini tentunya juga menjadi sebuah olahraga yang dapat melatih otot paha dan juga melatih tungkai kaki agar nantinya kaki anda yang dapat lebih kuat. Sebaiknya lakukan bersepeda di pagi hari agar nantinya anda yang juga bisa menghirup udara segar sebelum terpapar polusi kendaraan. 

2. Renang

Renang yang dimana juga menjadi sebuah olahraga yang merupakan termasuk olahraga  yang tidak memberikan sebuah titik beban pada titik tumpuan tertentu yang ada dari tubuh sehingga anda yang nantinya akan tetap nyaman tanpa membebani kaki untuk dapat menopang badan. Saat berenang, dimana nantinya ada banyak sekali anggota tubuh yang juga akan ikut bergerak sehingga lengan dan juga paha anda nantinya bisa mendapatkan semua manfaat tersebut.

3. Senam Aerobik

Olahraga ini yang dimana tentunya menjadi sebuah olahraga yang dapat dengan mudah untuk bisa membakar kalori secara bertahap dan  juga dapat membakar kalori yang ada secara konsisten sehingga olahraga ini nantinya dapat mampu untuk bisa mempertahankan unsur-unsur penting yang ada dari sebuah aktivitas fisik yang baik. Sama halnya seperti gerakan pemanasan, inti, hingga juga sebuah gerakan pendinginan. Hal tersebut yang dimana nantinya menjadi sebuah gerakan yang akan dapat mencakup oksigen yang nantinya akan dapat dipakai lebih efektif untuk dapat membakar lemak. Sehingga nantinya juga akan dapat membantu perut anda agar tidak buncit. 

4. Jogging

Olahraga ini adalah sebuah olahraga tergampang dan juga mudah untuk anda lakukan bahkan bagi para pemula sekalipun. Dalam olahraga ini anda yang nantinya akan bisa mengkombinasikan secara bertahap mulai dari berjalan perlahan hingga berlari dimulai 20 menit per harinya selama 4 hari dalam waktu sepekan. Prinsip olahraga ini sendiri yang  terpenting yaitu adalah dengan cara tetap bergerak karena nantinya kalori yang ada di dalam tubuh yang nantinya akan terbakar mesti dilakukan secara bertahap. Tapi, jika anda nantinya memiliki sebuah jadwal yang sangat padat, anda yang juga dapat menggantinya dengan menggunakan naik turun tangga. 

5. Olahraga yang Memakai Raket 

Mulai dari sebuah olahraga bulu tangkis, tenis, atau pun juga olahraga ping pong, semua jenis dari latihan yang dimana menggunakan alat raket. Olahraga ini yang nantinya juga akan dapat membuat seseorang nantinya dapat menggerakkan tangannya dengan cara yang lebih banyak untuk sebuah gerakkan. Gerakan tangan yang dilakukan secara intensif ini tentunya menjadi sebuah gerakan yang dimana mampu mengencangkan otot perut. 

6. Zumba 

Bosan dengan sebuah gerakan yang itu-itu saja? Anda yang dimana nantinya juga akan bisa mencoba senam zumba. Zumba sendiri adalah sebuah olahraga yang cocok untuk meratakan perut buncit, karena di dalam olahraga ini selama 1 jam bisa membakar yaitu sekitar 1.000 kalori yang ada dalam tubuh. Dengan iringan musik yang tentunya akan sangat bisa membuat semangat untuk anda agar nantinya bergerak, pastinya gerakan apa pun ini nantinya akan terasa menyenangkan dan juga akan dapat mudah diikuti. 

7. Seni Bela Diri (Martial Arts)

Meskipun dimana tujuan utama dari olahraga ini sendiri adalah sebuah bentuk yang dilakukan untuk dapat melindungi diri. Tetapi kini yang juga banyak dan mencoba olahraga ini untuk dapat membentuk otot tubuh yaitu terutama untuk dapat membentuk otot perut nantinya. 

Semua gerakannya pun juga akan dapat membuat tubuh lebih sigap dan juga lebih kuat karena variasi gerakan yang digunakan yaitu seperti meninju, menendang, menangkis juga dengan gerakan dan juga serangan dan lain-lain sehingga nantinya pasti otot-otot anda yang juga akan ikut terbentuk termasuk  juga dengan otot perut. 

8. Teknik Hula Hoop

Berawal dari sebuah permainan, kini dimana permainan ini tergolong sebagai salah satu jenis dari olahraga. Dengan memutarkan hula hoop yang diputar pada perut, faktanya menjadi sebuah cara yang juga cukup efektif dalam membakar kalori terutama yang berada di area perut dan juga yang ada di area pinggang. Tak hanya itu saja senang yang didapat, secara tidak langsung perut juga nantinya akan ikut terlatih aktif untuk dapat bergerak dan juga nantinya lemak di perut dapat secara efektif kemudian dapat hilang.

9. Elliptical Trainer 

Jika anda yang dimana tempat untuk dapat berkunjung ke sebuah tempat gym, Anda yang dimana nantinya juga akan bisa mengenali tentang bentuk olahraga Elliptical Trainer ini. Cara olahraga yang satu ini sendiri yang dimana memiliki 3 perpaduan, yaitu antara lain adalah jalan cepat, bersepeda dan juga naik-turun tangga. Selain dapat memberantas lemak perut, anda yang dimana nantinya juga akan dapat bisa merampingkan tubuh sekaligus. 

10. Gerakan Olahraga Pembentuk Otot Perut 

Ada beberapa gerakan atau juga olahraga yang dimana biasanya akan berfokus untuk dapat bisa membakar lemak di area perut. Gerakan-gerakan tersebut itu adalah sit up, back up, sikap lilin dan juga bicycle crunches. Anda yang nantinya bisa melakukan sebuah olahraga yang digunakan untuk dapat mengecilkan perut sebelum tidur, tentunya harus anda lakukan secara berurutan dan juga bertahap. 

Itulah beberapa olahraga yang dapat berguna untuk mengatasi masalah perut buncit. Dengan beberapa olahraga di atas jika dilakukan secara teratur dan juga secara terstruktur anda yang nantinya juga tidak hanya dapat mengecilkan perut saja namun badan anda yang juga akan menjadi sehat.